Idealnya, dapur dibersihkan setiap kali sehabis waktu makan. Artinya sesudah sarapan, sesudah makan siang, dan sesudah makan malam. Betapa menghabiskan waktu bukan? Apalagi jika tidak ada pembantu. Kita jadi sering menunda-nundanya, padahal sisa makanan yang mengering di peralatan makan atau bekas minyak yang melekat semalaman di kompor atau meja dapur akan lebih sulit dibersihkan.

Akhirnya, mungkin sekali dalam seminggu, kita akan menghabiskan waktu satu jam lebih untuk melakukan pembersihan besar-besaran. Tapi coba… berapa lama kondisi bersih itu bertahan? Hanya beberapa jam! Sebab setelahnya dapur akan kembali digunakan dan kita akan kembali menunda-nunda membersihkannya dan demikianlah seterusnya. Menjengkelkan yah?

Nah, ini ada sebelas metode bagus untuk menjaga dapur tetap bersih tanpa harus jadi bete karena pekerjaan yang seolah tak kan berakhir…

Menyiapkan peralatan yang diperlukan

Siapkan semua peralatan yang dibutuhkan untuk bersih-bersih

Jangan abaikan langkah ini. Mencari-cari sabun, kain pel, spon dan lain-lain bukan hanya akan menghabiskan waktu, namun juga bisa membuat kita lupa dengan apa yang hendak kita kerjakan.Untuk memulai, inilah yang kita butuhkan:

  • tempat sampah
  • keranjang/kotak untuk barang-barang yang tidak seharusnya berada di dapur
  • sabun cuci piring
  • cairan pembersih keramik
  • lap atau spon
  • spon kasar/sikat lembut untuk membersihkan noda membandel
  • sapu, kain pel, atau vacuum cleaner
  • Isikan air panas bersabun pada bak cuci piring/sink.
  • Siapkan tempat sampah di dekatnya untuk mempermudah kita membuang sisa makanan.
  • Buang sisa-sisa makanan ke tempat sampah atau kumpulkan di sebuah piring kotor
  • Rendam peralatan masak yang sangat kotor dengan air panas bersabun
  • Sementara merendam, ambil semua sampah dari lantai, meja dapur, lemari makan, dan lain-lain
  • Jangan hiraukan barang-barang yang tidak berada di tempatnya, atau yang tidak seharusnya berada di dapur. Punguti saja semua sampah yang terlihat. Lanjutkan dengan mengumpulkan barang-barang yang tidak seharusnya berada di dapur.
  • Masukkan saja ke dalam kotak/keranjang. Jika ada pembantu/anggota keluarga yang bisa dimintai bantuan, minta mereka mengembalikan barang-barang tersebut ke tempatnya semula. Kita tidak perlu meninggalkan dapur hanya untuk menata kembali barang-barang tersebut.
  • Kembalikan barang-barang di dapur ke tempatnya semula
  • Jangan tergoda untuk merapikan kabinet, laci, dan lain-lain. Kembalikan saja barang-barang tersebut ke tempatnya semula.

Saatnya mencuci piring

Pekerjaan ini meliputi mencuci – membilas – mengeringkan. Kerjakan bersama anggota keluarga lain jika memungkinkan. Bersihkan meja dapur, peralatan rumah tangga, dan bak cuci piring/sink

Tips:

Jadikan acara bersih-bersih dapur setelah makan malam sebagai rutinitas keuarga. Bagi langkah-langkah di atas untuk dikerjakan oleh semua anggota keluarga, sehingga acara bersih-bersih dapur tidak makan terlalu banyak waktu.
Terapkan kebiasaan bagi seluruh anggota keluarga untuk selalu mencuci piring mereka sendiri setelah makan. Tidak terlalu sulit kan?

Sebelum memasak/menyiapkan makanan, sediakan sebaskom air panas bersabun. Cuci segera peralatan masak seperti pisau, talenan, mangkuk adonan dan lain-lain untuk mencegah kotoran mengering dan melekat.
Metode ini diciptakan untuk penerapan sehari-hari, dan bisa sangat berguna saat kita tiba-tiba ditelepon sanak saudara/sahabat yang sedang dalam perjalanan menuju ke rumah kita.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *